[suaratransjakarta] Review Evaluasi Busway di The Sultan
Yess…
memang sengaja mengundang ybs.. kalau ga.. ga seru doong..
ada beberapa butir dari ybs yg valid.. antara lain, bahwa masalah kota kita ini lebih dari sekedar masalah transportasi..
kedua, dominasi operator berbahaya bagi pelyanan publik.. yg dikit-2 ngancem mogok.. ini bikin resah masyarakat.
sisanya… ya silahkan dinilai sendiri..
memang selalu ada bias dalam menilai busway.. yg punya dan cinta berat sama mobil dan yg tidak mampu beli mobil akan punya pandangan yg sangat berbeda..
sy selaku panitia, mengucapkan terima kasih atas partisipasi nya.. semoga dapat ikut dalam acara dialog publik selanjutnya.
salam, -K-
NB: apabila ada teman-2 yg memiliki media-coverage dari acara ini, mohon disampaikan dlm milis ini ya..
2008/11/21 Rudy Thehamihardja
> Selain membesar-besarkan kejelekan Traja > > Juga mempromosikan tingkat “……” sang professor ? > > Khan boleh donk diundang untuk mempromosikan “….” nya > > Apalagi di jadikan pembicara, jadi dengar sendiri tanggapan dari pendukung > Traja. > > Rudy Th > > _____ > > From: suaratransjakarta@yahoogroups.com > [mailto:suaratransjakarta@yahoogroups.com] > On Behalf Of Ratri Wibowo > Sent: 21 Nopember 2008 16:56 > To: suaratransjakarta@yahoogroups.com > > Subject: Re: [suaratransjakarta] Review Evaluasi Busway di The Sultan > > Wah Mas Putra, saya paling inget sama si “profesor” ini, dan saya gak akan > pernah lupa karena dia bawa-bawa nama almamater dan bikin saya malu karena > satu almamater sama pak “profesor”. > > Saya cuma penasaran, kenapa selalu dia diundang ke diskusi BRT seperti ini? > Padahal yang ada, nantinya dia akan terus membesar-besarkan kejelekan traja > kayak yang paling sering dia bilang: busway mengurangi jalur untuk pemilik > kendaraan pribadi yang juga bayar pajak. Akibatnya, media juga ikut-ikutan > menulis apa yang dia katakan, seperti di Koran Tempo hari ini, dan akan > lebih membenamkan lagi citra traja di mata masyarakat. Sedih aja sih > ngeliat > komentar-komentarnya di media yang selalu menjelekkan sistem BRT di Jakarta > ini… > > -Wibo > > On 11/20/08, Putra > > @yahoo.com> wrote: > > > > Ada yg ingat Adrinof Chaniago? Dosen yang dikira profesor di milis > > ini? > > > > Nah, beliau diundang dan datang sebagai salah satu speaker. > > > > Anyway, review kira2 begini. > > > > Tempat berlangsung di Ruang Libra, The Sultan. Acara berlangsung > > tepat waktu pukul 09.00 WIB. Saya datang telat 15 menit, dan ketemu > > Pak Rudy Thehamihardja. Pengunjung cukup ramai dan ruangan dalam > > kondisi baik, dingin, walau ada kebocoran air AC di beberapa titik. > > Mungkin karena gedung tua. > > > > Pembukaan dibuka oleh Pak Sutanto Suhondo (DTKJ) kurang lebih > > berbicara selama 30-40 menit. Topiknya mengenai histori JKT busway > > dan memang sering dibacarakan dalam suatu forum. Selesai pidato, lalu > > dilanjutkan dengan break. Disediakan kopi dan teh plus beberapa roti. > > Rasanya lumayan enak. > > > > Sehabis itu dilanjutkan oleh dialog yang dimoderasi oleh Pingkan > > (Wartawan Kompas) bersama para panelis yaitu Tulus (YLKI), Bang Azas > > Tigor N. (FAKTA/pengusaha bus), dan Adrinof Chaniago (Pakar Kebijakan > > Publik). > > > > Dialog dimulai dari paparan Adrinof, dan seperti yang diduga, dialog > > dengan topik semacam ini sesungguhnya bukan kapasitasnya. Secara > > gentlemen, dia berani berterus terang, dan masih sesuai dengan > > pandangan dia terhadap busway, dalam dialog dan bahasa tubuhnya > > mengisyaratkan bahwa busway adalah kebijakan yang salah. Ternyata > > masih konsisten dengan artikel yang dulu diposting di milis. Menurut > > saya, dialognya kurang berbobot, mungkin karena memang kapasitasnya > > bukan sebagai ahli transport. Tetapi pandangannya yang sudah kadung > > anti-busway, membuat saya kurang semangat mendengar celotehannya. > > > > Dialog selanjutnya dilakukan oleh Tulus dari YLKI. Kurang lebih > > isinya seperti berita Liputan 6.com yang sebelumnya diposting di > > milis ini. Sedangkan berikutnya oleh Bang Tigor, hanya bercerita > > sedikit mengenai transjakarta, dan lebih dalam ketika membahas > > kebijakan transportasi Jakarta secara keseluruhan, dengan atmosfir > > yang lebih hidup. Mungkin karena dia juga pengusaha Metro Mini. Dua > > orang ini lebih bersikap positif terhadap busway, walaupun Bang Tigor > > sering memunculkan “kesensi-annya” dengan Sutiyoso. > > > > Sesi terakhir, adalah tanya jawab. Pak David, anggota milis ini > > mendapat kesempatan bertanya, dan yang jelas ingin menegaskan > > ketidaksetujuan pandangannya dengan Pak Adrinof. Walaupun ada satu > > hal yang sepakat, bahwa perencanaan transport tidak lepas dari RUTR. > > Tanya jawab berlangsung cukup mengalir, walaupun lagi2 jawaban dari > > Adrinoff seringkali off topic. > > > > Selesai tanya jawab sekitar pukul 13.00 WIB, dan setelah itu diakhiri > > oleh pidato singkat Koko (DTKJ). Orangnya muda, dan terlihat santai, > > kata Pak David anggota B2W. Dan menurut saya penutup inilah yang > > paling berbobot. Pidatonya sebenarnya singkat, tetapi poin yang > > paling berbobotnya adalah dia secara jelas (to the point) menegaskan > > bahwa dalam perspektif kebijakan publik, sudah berpuluh2 tahun > > (sambil menunjuk gambar transportasi bobrok JKT - metromini luber, > > penumpang naik atap KRL, dsb) pemerintah tidak memperhatikan ini > > (angkutan umum - publik), tetapi untuk kendaraan pribadi BBM nya saja > > disubsidi. Ini seakan mencounter/mematahkan pemahaman dan perspektif > > kebijakan publik yang tadi dipaparkan Adrinof, bahwa kebijakan busway > > “salah” karena merampas hak2 masyarakat. Padahal orang yg gak punya > > mobil tidak pernah merasakan subsidi transportasi dari pemerintah, > > sampai datangnya busway. > > > > Pada dasarnya judul undangan ini kurang tepat dibilang sebagai > > evaluasi. Karena kalau namanya evaluasi, biasanya bawa suatu data dan > > fakta, lalu ditelaah dimana kekurangan2nya, lalu dari kekurangannya > > itu dicarikan solusinya untuk mencapai tujuan/target yang ditetapkan. > > Sementara itu karena domain yang dibicarakan adalah busway, malah BLU > > tidak diundang sebagai pembicara. Dan yang dibicarakan pun lebih > > banyak berkisah tentang histori busway dan testimoni (positif/ > > negatif) saja dari masyarakat. > > > > Demikian reviewnya. > > > > Berikutnya kita (milis) punya rencana untuk kopdar yang dihadiri oleh > > awak2 BLU. Tunggu saja tanggal mainnya. Dan kalau ada usul topik apa > > yang mau diagendakan untuk pertemuan kopdar, silahkan dari sekarang > > diusulkan. > > > > Trims, > > p > > > > > > >
[Non-text portions of this message have been removed]
Category: jakartamonorail
























